Maladaptive daydreaming




berhalusinasi berlebihan? terjebak dalam fantasi sampai berjam jam? mungkin kamu pengidap maladaptive daydreaming. 
 
Maladaptive Daydreaming ? 
kondisi dimana pengidapnya mengalami fantasi berjam jam bahkan pengidap MD bisa menangis, tertawa, berbicara sendiri, bahkan melakukan gerakan, seperti berlari dll. so? kalian termasukkah?

shendock sendiri termasuk penderita maladaptive daydreaming. Jadi Shendock tuh suka ngelamun berlebihan, bahkan bisa sampe sepetinya disebutkan diatas. Kadang shendock suka ngelamun sambil dengerin lagu kalau lagunya melow banget bisa sampe nangis dan kalau lagunya ngebeat banget bisa sampe senyum senyum gitu. 

Jadi Maladaptive Daydreaming termasuk kedalam sakit jiwakah?
shendock juga gak tau pasti, ulasan di situs situs lain yang shendock baca belum ada yang memastikan Maladaptive daydreaming termasuk kegolongan penyakit jiwa.

Kalian bisa Search Eli Somer. Dia adalah orang yang pertama kali memperkenalkan istilah MD. Psikolog asal Israel ini mengungkapkan tentang Maladaptive Daydreaming (DM) dalam bukunya Journal of Contemporary Psychotherapy  pada pembahasan Maladaptive Daydreaming: A Qualitative Inquiry. Dia melakukan penelitian pada 6 orang pasien. Dan hasilnya penderita Maladaptive Daydreaming disebabkan oleh trauma masa kecil.

Tapi Shendock sendiri gak merasa punya trauma masa kecil? hmm
biasanya Shendock melamun belebihan itu ketika lagi mendengarkan music, habis baca novel. atau habis nonton film kadang saat gak lagi melakukan hal yang disebutkan tadi Shendock juga bisa berfantasi. Shendock akan berhayal menjadi macam-macam tokoh dan karakter yang berbeda. 

Penderita Malaptive Daydreaming kurang focus?
Shendock menyetujui ini. Shendock jadi kurang focus dalam mengerjakan sesuatu. Pada saat Shendock melalukakan tes psikotes. dokternya bilang kalau Shendock sendiri teliti namun kurang focus. Jadi Shendock menyimpulkan bahwa penderita MD seperti Shendock ini mengerjakan sesuatu itu teliti namun kurang focus jadi terlalu membuang banyak waktu karna ketidak focusan. 

Penderita Malaptive Daydreaming Ansos?
Shendock belum bisa membenarkan sih, Shendock sendiri termasuk introvert. Ansos? enggak deh kayanya. 

Ada Dampak Positifnya?
Ada!! Dampak positifnya beberapa pengidap MD merasa dengan banyak melamun mereka lebih kreatif lebih bisa menjalani hidup dengan optimis sesuai dengan apa yang mereka lamunkan. Bener gak sih? Bagi orang yang mencitai dunia tulis bisa saja penderita MD menuangkan fantasinya dan menghasilkan karya dalam bentuk novel dan semcamnya. 

Maladaptive sendiri belum ada obatnya, atau pengobatan terapinya. jadi gimana mengatasinya? Shendock sendiri juga gak tau cara mengatasinya. 

Jadi, apakah kamu termasuk Maladaptive daydreaming?
  

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eksibisionis